Pasuruan, Swaralin.id – Transformasi layanan kesehatan berbasis digital di Kabupaten Pasuruan mulai menunjukkan hasil nyata. RSUD Grati resmi meraih Akreditasi Paripurna dalam implementasi Rekam Medis Elektronik (RME), sebuah capaian yang dinilai menjadi tonggak penting modernisasi pelayanan rumah sakit daerah.
Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Samsul Hidayat, memberikan apresiasi atas keberhasilan tersebut. Menurutnya, capaian itu bukan sekadar prestasi administratif, melainkan bukti keseriusan RSUD Grati dalam membangun sistem pelayanan kesehatan yang modern, terintegrasi, dan berbasis teknologi.
“Keberhasilan ini menunjukkan bahwa rumah sakit daerah mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi sekaligus menjawab tuntutan pelayanan publik yang semakin cepat dan akurat,” ujar Samsul, Minggu (10/5/2026).
Ia menegaskan, penerapan Rekam Medis Elektronik menjadi bagian penting dari agenda transformasi kesehatan nasional yang terus didorong pemerintah. Dengan sistem digital, proses pelayanan pasien dinilai lebih efektif karena data medis tersimpan secara terintegrasi, aman, dan mudah diakses oleh tenaga kesehatan.
Menurut Samsul, sistem RME mampu memangkas persoalan klasik birokrasi pelayanan rumah sakit, mulai dari lambatnya administrasi hingga potensi kesalahan pencatatan data pasien.
“Pelayanan menjadi lebih cepat, lebih tertib, dan meminimalisir kesalahan administrasi. Ini langkah konkret menuju pelayanan kesehatan yang profesional dan modern,” katanya.
Politisi PKB itu juga menekankan bahwa keberhasilan Akreditasi Paripurna harus diikuti peningkatan kualitas pelayanan secara nyata di lapangan. Ia berharap masyarakat Kabupaten Pasuruan benar-benar merasakan dampak langsung berupa layanan kesehatan yang cepat, nyaman, aman, dan efisien.
“Jangan berhenti pada penghargaan. Yang paling penting adalah masyarakat merasakan pelayanan yang lebih baik dan keselamatan pasien semakin terjamin,” tegasnya.
Samsul turut menyampaikan penghargaan kepada seluruh tenaga medis, tenaga kesehatan, serta manajemen RSUD Grati yang dinilai berhasil membawa rumah sakit daerah menembus standar pelayanan digital nasional.
Keberhasilan tersebut sekaligus menjadi sinyal kuat bahwa rumah sakit milik pemerintah daerah tidak boleh tertinggal dalam revolusi layanan kesehatan berbasis teknolog.
“Capaian ini harus menjadi pemicu lahirnya inovasi baru di sektor kesehatan Kabupaten Pasuruan,” pungkasnya. (Ach)








Tinggalkan Balasan