Berita

Cabai Merangkak Naik: Satgas Pangan Sisir Pasar Bangil “Jelang Imlek–Ramadhan. Oknum Pemasok Diduga Mainkan Distribusi”

Pasuruan, Swaralin.id – Alarm kenaikan harga bahan pokok mulai berbunyi di Kabupaten Pasuruan. Satgas Pangan dari Polres Pasuruan bersama Badan Pangan Nasional (Bapanas) RI dan dinas terkait turun langsung menyisir Pasar Bangil. Fokus utama: lonjakan harga cabai yang mulai merangkak naik jelang Imlek dan Ramadhan. Sabtu (14/2/2026).

Operasi pasar dipimpin Kanit II Tindak Pidana Ekonomi Satreskrim Polres Pasuruan, IPDA Eko Hadi Saputro, didampingi perwakilan Bapanas serta pejabat Dinas Perdagangan dan Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Pasuruan. Tim memeriksa sejumlah titik distribusi, dari toko sembako, kios sayur, hingga rumah potong unggas.

Harga sejumlah komoditas bergerak naik. Cabai rawit merah kini Rp68.000 per kilogram dari sebelumnya Rp64.500. Cabai rawit hijau naik ke Rp40.000 dari Rp38.500. Cabai merah besar Rp27.000 dari Rp26.500. Bawang merah dan kacang hijau juga ikut terkerek masing-masing menjadi Rp35.000 dan Rp23.000 per kilogram. Sementara komoditas lain relatif stabil.

Faktor cuaca disebut menjadi pemicu utama. Curah hujan tinggi membuat kualitas cabai menurun dan pasokan tersendat. Namun, di lapangan aparat juga mencium potensi permainan distribusi oleh oknum pemasok dan pedagang yang memanfaatkan momentum hari besar.

Meski harga naik, Satgas memastikan stok bahan pokok—beras, cabai, bawang merah, daging ayam, daging sapi hingga minyak goreng—masih aman. Harga juga dinilai masih berada dalam koridor Harga Acuan Penjualan/Pembelian (HAP) dan Harga Eceran Tertinggi (HET).

IPDA Eko Hadi Saputro menegaskan pengawasan akan diperketat. “Kami belum menemukan pelanggaran besar, tapi indikasi permainan distribusi tetap kami awasi. Distributor dan pedagang diminta menjaga stabilitas pasokan dan harga,” tegasnya.

Satgas Pangan bersama Bapanas dan pemerintah daerah juga menyiapkan langkah mitigasi. Pendataan pemasok cabai diperkuat, jalur distribusi dipantau, dan intervensi siap dilakukan jika harga kembali melonjak tajam menjelang Ramadhan.

Kenaikan harga cabai yang berulang setiap menjelang hari besar menjadi pekerjaan rumah klasik. Aparat kini berpacu dengan waktu untuk memastikan dapur warga tetap mengepul tanpa dibebani harga yang kian pedas. (Bra/kin/Ach) 

Admin

Recent Posts

RSUD Bangil Naik Kelas: Digitalisasi, CAT, dan Dana Cukai Didorong Jadi Mesin Transformasi Layanan

PASURUAN, SWARALIN.ID - Pemerintah Kabupaten Pasuruan mendorong RSUD Bangil naik kelas dalam kualitas pelayanan kesehatan.…

2 hari ago

Kalapas Pasuruan Berganti, Fahmi Rezatya Tekankan Kolaborasi dan Percepatan Relokasi

Pasuruan, Swaralin.id  –  Suasana haru dan penuh semangat menyelimuti Aula Lapas Kelas IIB Pasuruan dalam…

2 hari ago

Sambut Kemerdekaan RI, Kapolres Pasuruan Kota Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Panggungrejo

Polresta Pasuruan | Swaralin.id – Dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 Tahun 2026,…

4 hari ago

‎Pencurian Motor Vario 125 di Depan Rental PS Berhasil Diungkap, Polsek Rejoso Amankan Tersangka

PASURUAN | SWARALIN.ID — Aksi pencurian sepeda motor Honda Vario 125 dengan nomor polisi N-**-*…

6 hari ago

“Merah Putihkan Dam Pleret 1904” Muhammad Zaini:  Sejarah Perjuangan Petani dan Kaum Marhaen Kembali Hidupkan semangat Kemerdekaan dan Gotong Royong

Pasuruan, Swaralin.id  -  Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Dam Pleret 1904, Desa Pleret,…

1 minggu ago

‎Ungkap Kasus Narkotika, Perangkat Desa di Kraton Diamankan Satreskoba ‎

‎PASURUAN KOTA  |SWARALIN.ID  – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Pasuruan Kota kembali mengungkap peredaran gelap…

1 minggu ago