Berita

COD HP Berujung Berdarah: Pemuda Pasuruan Dibegal dan Dibacok di Tengah Hutan Polisi Buru Tiga Pelaku

Pasuruan,  Swaralin.id  – Modus kejahatan berkedok transaksi cash on delivery (COD) kembali memakan korban di wilayah hukum Polres Pasuruan. Seorang pemuda asal Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan, menjadi korban pembegalan setelah dijebak saat hendak membeli telepon genggam bekas yang ditawarkan melalui Facebook.

Peristiwa itu terjadi di kawasan hutan menuju Dusun Krikilan, Desa Kedungpengaron, Kecamatan Kejayan, Kamis (31/7) sore. Korban yang diketahui bernama Lukman mengalami sejumlah luka bacok setelah berusaha mempertahankan diri dari serangan tiga pelaku.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka bacok di telapak tangan kanan, luka robek pada lengan kiri, serta luka bacok di bagian punggung. Meski dalam kondisi terluka, Lukman berhasil melarikan diri dan meminta pertolongan kepada warga sekitar sebelum akhirnya dievakuasi ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.

Kasi Humas Polres Pasuruan, IPTU Joko Suseno, menjelaskan bahwa peristiwa bermula saat korban berkomunikasi dengan seseorang melalui akun Facebook yang menawarkan sebuah telepon genggam bekas.

Setelah keduanya sepakat melakukan transaksi secara COD, korban diminta datang ke lokasi yang telah ditentukan.

“Sesampainya di lokasi, korban diarahkan menuju rumah yang disebut sebagai rumah teman penjual. Namun saat melintas di jalan menuju Dusun Krikilan, korban justru dihadang oleh dua orang yang membawa senjata tajam, sementara satu pelaku lainnya diduga turut terlibat dalam aksi tersebut,” ujar IPTU Joko Suseno saat ditemui Swaralin.id di ruang kerjanya, Sabtu (1/8/2026).

Menurut Joko, korban sempat memberikan perlawanan agar tidak kehilangan barang berharganya. Namun, para pelaku secara brutal menyerang korban menggunakan senjata tajam hingga menyebabkan sejumlah luka di tubuhnya.

“Dalam kondisi terluka, korban berhasil melarikan diri dan meminta pertolongan kepada warga sekitar,” jelasnya.

Tak hanya melukai korban, para pelaku juga berhasil membawa kabur sepeda motor milik Lukman berwarna biru dengan nomor polisi N 5261 VB.

Hingga kini, identitas ketiga pelaku masih belum diketahui. Polisi menyebut komunikasi antara korban dan pelaku hanya dilakukan melalui akun Facebook sehingga proses pelacakan masih terus dilakukan.

“Kasus ini masih dalam penyelidikan Satreskrim Polres Pasuruan bersama Polsek Kejayan. Kami sedang melakukan pendalaman, mengumpulkan keterangan saksi, serta melacak identitas dan keberadaan para pelaku,” pungkas IPTU Joko Suseno. (bra/Ach)

Admin

Recent Posts

Resimen Parakrama Pradana Tebar Kepedulian di Panti Asuhan Griya Balita SYD, Peluk Hangat Balita Terlantar “POLRI Hadir Dengan Hati”

Sidoarjo, Swaralin.id - Kepedulian kepada sesama tidak selalu diwujudkan melalui penegakan hukum. Di tengah rutinitas…

14 jam ago

Bangil Diuji Toleransi, Brigade Gusdur Bongkar Dugaan Akar Penolakan Tempat Ibadah

Pasuruan, Swaralin.id -  Polemik penggunaan sebuah bangunan sebagai tempat ibadah umat Kristen di Lingkungan Sukalipuro,…

2 hari ago

RSUD Bangil Raih Pengakuan Dunia, WSO Anugerahkan Penghargaan Internasional untuk Layanan Stroke

Pasuruan, Swaralin.id - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bangil kembali mengharumkan nama Kabupaten Pasuruan di…

2 hari ago

DBHCHT Pasuruan Anjlok Lebih dari 50 Persen: DPRD–Pemkab–Bea Cukai Perkuat Perang Melawan Peredaran Rokok Ilegal

Pasuruan, Swaralin.id - Kabupaten Pasuruan kembali dihadapkan pada ironi besar. Di satu sisi, daerah ini…

2 hari ago

Wakil Ketua I DPRD Pasuruan Muhammad Zaini Soroti Krisis Fasilitas Sekolah di Tengah Efisiensi Anggaran

Pasuruan, Swaralin.id -  Masa Reses III DPRD Kabupaten Pasuruan tidak sekadar menjadi agenda seremonial. Forum…

2 hari ago

Kapolda Jatim Pimpin Sertijab Kapolres, AKBP Arief Ardiansyah Prasetyo Resmi Jabat Kapolres Pasuruan Kota

Kota Pasuruan | Swaralin.id – Kepala Kepolisian Daerah Jawa Timur, Irjen Pol Drs. Nanang Avianto,…

5 hari ago