Daerah

Curah Hujan Meningkat, Satlantas Pasuruan Pasang Spanduk Peringatan Rawan Longsor di Jalur Wisata Tosari

PASURUAN, SWARALIN.ID — Memasuki puncak musim penghujan, kawasan pegunungan Tosari di Kabupaten Pasuruan kembali masuk dalam status waspada bencana tanah longsor. Kondisi curah hujan intens yang melanda wilayah lereng Bromo dalam beberapa hari terakhir mendorong Satlantas Polres Pasuruan bergerak cepat melakukan mitigasi keselamatan di jalur wisata yang menjadi pintu utama menuju kawasan Gunung Bromo.

jajaran Satlantas Polres Pasuruan memasang sejumlah spanduk peringatan rawan longsor di sepanjang jalur wisata Tosari. Kegiatan yang berlangsung pukul 09.00 hingga 10.00 WIB itu dipusatkan di Desa Baledono, Kecamatan Tosari. Pemasangan dilakukan oleh gabungan personel dari Kanit Turjawali, Ps. Kanit Kamsel, dan anggota Satlantas Polres Pasuruan. (18/11/2025).

Dari hasil kegiatan, polisi memasang delapan spanduk himbauan di titik-titik yang dinilai memiliki potensi risiko tinggi saat hujan deras turun. Titik-titik tersebut merupakan lokasi dengan kontur tebing terjal dan jalur sempit karakteristik umum kawasan Tosari yang kerap menjadi perhatian terutama saat wisatawan memadati rute menuju Bromo.

Langkah preventif ini disampaikan langsung oleh Kasat Lantas Polres Pasuruan, AKP Derie Fradesca, S.T.K., S.I.K., M.H., melalui Aipda Arifian Firdaus. Ia menegaskan bahwa pemasangan spanduk tersebut merupakan peringatan dini untuk masyarakat setempat maupun wisatawan yang melintasi rute tersebut.

“Curah hujan yang semakin tinggi berpotensi menimbulkan tanah longsor. Kami menurunkan anggota Kamsel untuk memberikan peringatan dini kepada warga dan wisatawan agar tidak berhenti atau parkir dekat lereng. Upaya ini adalah bentuk keseriusan kami menjaga keselamatan masyarakat dan wisatawan di jalur wisata Bromo Tosari,” ujar Aipda Arifian Firdaus yang mewakili kasat lantas

Menurut Satlantas, jalur Tosari adalah salah satu titik rawan longsor yang harus mendapat prioritas pengamanan, mengingat topografi wilayahnya yang berada di tepi tebing dengan struktur tanah vulkanik yang mudah ambrol saat jenuh air. Kepadatan arus kendaraan wisata terutama jeep dan minibus juga menambah risiko jika pengendara tidak memiliki kewaspadaan yang memadai.

Selain sebagai peringatan visual, pemasangan spanduk ini diharapkan menjadi penanda bagi pengemudi untuk tidak berhenti, beristirahat, atau memarkirkan kendaraan di area berbahaya. Pada musim penghujan, banyak titik yang tampak aman, namun sebenarnya memiliki potensi pergeseran tanah yang tidak terlihat kasat mata.

Satlantas Polres Pasuruan menegaskan bahwa pihaknya terus melakukan pemantauan berkala terhadap jalur tersebut. Koordinasi dengan pemerintah desa dan warga lokal juga dilakukan untuk menyampaikan laporan cepat apabila muncul retakan, pergeseran tanah, atau tanda-tanda awal terjadinya longsor.

Kegiatan ini berjalan tertib dan lancar tanpa hambatan. Pihak kepolisian menyatakan kesiapannya untuk melakukan langkah lanjutan, termasuk penempatan personel pada titik rawan apabila intensitas hujan mencapai level ekstrem. Pengamanan jalur wisata Bromo diprioritaskan mengingat wilayah ini menjadi tujuan wisata nasional dan internasional, terutama menjelang musim liburan akhir tahun.

Dengan pemasangan spanduk dan serangkaian upaya mitigasi ini, Satlantas Polres Pasuruan berharap tingkat kewaspadaan publik meningkat, dan potensi kecelakaan atau insiden akibat longsor dapat diminimalkan. Keselamatan pengunjung, warga lokal, dan pengguna jalan, kata Satlantas, adalah prioritas utama selama musim penghujan tahun ini. (Ach) 

Admin

Recent Posts

Polsanak Menyapa. Begini Cara Polisi Mendekatkan Keselamatan kepada Generasi Sejak Usia Dini

Pasuruan, Swaralin.id - Mapolres Pasuruan tak hanya menjadi pusat pelayanan dan penegakan hukum. Sejak pukul…

11 jam ago

Program SATU Evaluasi Kelaikan Ambulans Puskesmas di Pasuruan “Polisi Cek Armada se-Pasuran”

Pasuruan, Swaralin.id - Ambulans di jalan raya seharusnya menjadi penanda darurat yang tidak terbantahkan. Sirene…

12 jam ago

TMMD 127 Dimulai di Gondangwetan: Negara Menguji Janji Pembangunan dari Desa

Pasuruan, Swaralin.id -  Perlahan dan tak seperti biasanya kali ini dipenuhi barisan manusia. Tepat pukul…

19 jam ago

Mudik Belum Mulai, Polisi Sudah “Menyaring” Bus: Terminal Pandaan Disisir Keta

Pasuruan, Swaralin.id - Musim mudik belum tiba, tetapi sirene kewaspadaan sudah lebih dulu digeber oleh…

2 hari ago

Perjudian Terbuka di Wilayah Polsek Sedati: Warga Soroti Pengawasan Kapolda Jatim hingga “Instruksi Kapolri”

Sidoarjo, Swaralin.id - Komitmen Kepolisian Negara Republik Indonesia untuk memberantas segala bentuk perjudian kembali diuji…

3 hari ago

Taman Harmoni Jadi Nama Baru Ruang Publik Ikonik Pasuruan di HUT ke-340

KOTA PASURUAN | SWARALIN.ID  – Pemerintah Kota Pasuruan meresmikan perubahan nama Taman Kota di Jalan…

3 hari ago