Berita

Longsor Mendadak di Jalur Tosari–Nongkojajar. Truk Terjun ke Jurang, Tiga Orang Luka

Pasuruan, Swaralin.id – Berujung petaka. Tebing setinggi sekitar 10 meter di jalur penghubung Tosari–Nongkojajar, tepatnya di Desa Ngadiwono, Kecamatan Tosari, runtuh mendadak. Longsoran tanah itu menyeret sebuah truk colt diesel ke jurang sedalam kurang lebih 50 meter. Kejadian naas tersebut, di akibatkan deranya Hujan yang mengguyur kawasan pegunungan di Kabupaten Pasuruan pada. Senin sore (2/3/2026).

Peristiwa terjadi ketika intensitas hujan meningkat sejak siang hari. Sekitar pukul sore menjelang petang, tebing di sisi jalan yang dikenal rawan longsor itu tak lagi mampu menahan beban air. Tanah ambles, batu dan lumpur meluncur deras, menutup badan jalan.

Nahas, pada saat yang sama sebuah truk colt diesel melaju dari arah Nongkojajar menuju Tosari. Material longsor menghantam badan kendaraan, membuat truk kehilangan kendali.
Dalam hitungan detik, kendaraan berat itu terseret, lalu terjun bebas ke dasar jurang.

“Langsung ambruk. Truknya tersapu, jatuh ke bawah,” kata Raha Winarko, warga setempat yang menyaksikan kejadian dari kejauhan.

Dua kendaraan lain sebuah mobil Grand Max dan pikap L300 yang berada tak jauh dari lokasi berhasil menghindari maut. Keduanya selamat, meski sempat terjebak di tengah kepanikan. Warga dan petugas juga menduga satu unit sepeda motor ikut terseret ke dalam jurang, namun hingga malam hari belum dapat dipastikan keberadaannya.

Tiga orang di dalam truk dan sopir dan dua kernet berhasil dievakuasi oleh warga bersama petugas. Mereka dilarikan ke Puskesmas Tosari untuk mendapatkan perawatan intensif akibat luka-luka yang diderita. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kondisi korban dilaporkan masih dalam penanganan medis.

Selain menimbulkan korban luka, longsor juga melumpuhkan akses vital menuju kawasan wisata pegunungan. Hingga Senin malam, jalur Tosari–Nongkojajar masih terganggu. Material tanah dan batu menutup sebagian badan jalan, memicu antrean kendaraan dan memaksa pengendara melambat.

Petugas gabungan dari pemerintah daerah, relawan, dan warga setempat masih berupaya melakukan pembersihan material longsor secara bertahap. Namun hujan yang masih turun dengan intensitas ringan menjadi tantangan tersendiri dalam proses evakuasi dan normalisasi jalur. (Ach)

Admin

Recent Posts

Raperda Pajak dan Retribusi Dibahas, Ini Jawaban Bupati Pasuruan atas Kritik Fraksi

Pasuruan, Swaralin.id – Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo menjawab sejumlah kritik dan masukan fraksi-fraksi DPRD Kabupaten…

1 hari ago

Perkuat Toleransi dan Kerukunan, Kapolres Pasuruan Kota Jalin Sinergi dengan Pengurus FKUB

Kota Pasuruan, Swaralin.id — Dalam upaya mempererat komunikasi dan memperkuat sinergitas lintas agama, Kapolres Pasuruan…

2 hari ago

Mediasi Kebisingan Sound System di Kejapanan Memanas, Warga Teriakkan “Pindah Saja!”

Pasuruan, Swaralin.id - Mediasi pengaduan kebisingan sound system di Balai Desa Kejapanan, Kecamatan Gempol, Kabupaten…

6 hari ago

Wakil Ketua I DPRD Pasuruan Muhammad Zaini, Dorong Anak Muda Jadi Pelaku Perubahan di era Inovasi Digitalisasi

Pasuruan, Swaralin.id -  Peringatan Hari Sumpah Pemuda 2026 menjadi momentum untuk mempertegas peran generasi muda…

6 hari ago

DPRD Pasuruan Bahas Perubahan Pajak Daerah, PBB-P2 Diusulkan Progresif hingga 0,2 Persen

Pasuruan, Swaralin.id - DPRD Kabupaten Pasuruan mulai membahas perubahan regulasi pajak dan retribusi daerah yang…

7 hari ago

Lupa Cabut Kunci, Motor Pelajar SMA di Pasuruan Digondol Maling, Aksi Dua Pelaku Terekam CCTV

Pasuruan, Swaralin.id - Kelengahan sesaat menjadi celah bagi pelaku kejahatan. Sepeda motor milik seorang pelajar…

7 hari ago