Nasional

Karnival Di Nongkojajar Dugaan Pungli dan Kejanggalan Bayangi Perayaan Harjad Kab. Pasuruan Yang Ke – 1096

PASURUAN, SWARALIN.ID – Perayaan Hari Jadi (Harjad) ke-1096 Kabupaten Pasuruan yang digelar di Kecamatan Tutur, Kamis (25/9/2025), bukan hanya menyisakan kemeriahan. Sejumlah warga justru menyoroti dugaan pungutan liar (pungli) dan kejanggalan dalam pelaksanaannya.

Seorang warga Tutur, yang meminta identitasnya disamarkan, menilai perhelatan karnival kali ini menimbulkan tanda tanya besar, baik dari sisi transparansi anggaran maupun dampaknya pada dunia pendidikan.

“Demi acara karnival, ada sekolah yang sampai meliburkan kegiatan belajar-mengajar. Pertanyaannya, apakah ada pemberitahuan resmi ke dinas pendidikan?” ujarnya kepada wartawan.

Warga itu juga menyinggung dugaan praktik jual-beli kursi di panggung utama. Menurut informasi yang beredar, kursi VIP dipatok Rp100 ribu per orang, sementara kategori premium mencapai Rp150 ribu.

“Untuk bisa duduk di depan panggung saja harus bayar. Kok bisa seperti itu?” keluhnya.

Tak berhenti di situ, pungutan terhadap pedagang kaki lima (PKL) juga mencuat. Sejumlah pedagang disebut diminta menyetor Rp100 ribu hingga Rp200 ribu. Bahkan, peserta karnival yang ingin mendapat nomor urut awal diduga diminta biaya tambahan.

Selain pungutan, warga mempertanyakan legalitas kepanitiaan. “Seharusnya ada surat keputusan resmi. Tidak bisa sembarang orang tiba-tiba jadi panitia, apalagi untuk acara sebesar ini,” tegasnya.

Ia menduga ada pihak lain yang menjadi pengendali di balik layar, sementara panitia di lapangan tampak kebingungan mengelola jalannya acara. Namun, sosok yang dimaksud masih belum jelas.

Sementara itu, Camat Tutur yang dikonfirmasi menegaskan pihak kecamatan hanya sebatas dilibatkan dalam rapat koordinasi bersama kepolisian dan dinas terkait. “Untuk acara dan teknis lainnya, itu sepenuhnya ranah panitia,” ujarnya singkat.

Hingga berita ini diturunkan, Ketua Panitia Karnival, Aris, belum memberikan keterangan meski sudah dihubungi. (ach) 

Admin

Recent Posts

Kenal Sepekan dari Aplikasi Kencan, Pemuda 23 Tahun di Pasuruan Diduga Bawa Kabur Motor Pria yang Baru Ditemuinya

Pasuruan, Swaralin.id - Perkenalan singkat melalui aplikasi kencan berujung di kantor polisi. Seorang pemuda berusia…

14 jam ago

Menjahit Harmoni dari Pinggir Kawasan Industri: PT Tirta Fresindo Jaya Pasuruan 3 Berkurban untuk Warga

Pasuruan, Swaralin.id -  Di tengah momentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah yang sarat makna…

2 hari ago

Kas Pasar Randupitu Belum Tuntas. Sekdes Ungkap Janji Eks Kepala Pasar yang Tak Kunjung Dipenuhi buka suara “begini kelarifikasinya”

Pasuruan, Swaralin.id - Polemik dugaan tidak utuhnya penyerahan dana kas Pasar Desa Randupitu, Kecamatan Gempol,…

3 hari ago

Pergantian Pengurus Pasar Desa Randupitu Menyisakan Luka. Selisih Dana Rp6,8 Juta Jadi Sorotan

Pasuruan, Swaralin.id -  Polemik pengelolaan keuangan Pasar Desa Randupitu, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, menyeruak ke…

6 hari ago

Patroli URC Satreskrim Polres Pasuruan Kota Gagalkan Dugaan Aksi Pemerasan di Wilayah Panggungrejo

Pasuruan, Swaralin.id – Gerak cepat Unit Reaksi Cepat (URC) Satreskrim Polres Pasuruan Kota kembali menunjukkan…

1 minggu ago

Tak Sekadar Olahraga, KORMI Pasuruan Bangun Peta Kebugaran Masyarakat untuk Masa Depan

Pasuruan, Swaralin.id - Upaya membangun masyarakat yang sehat dan produktif tak lagi berhenti pada kampanye hidup…

2 minggu ago