Berita

Harga Cabai Turun Signifikan, Satgas Pangan Pastikan Tak Ada Permainan Pasar

Pasuruan, Swaralin.id – Denyut pasar tradisional perlahan kembali menemukan nadinya. Di lorong-lorong sempit Pasar Bangil, aroma cabai dan bawang menyatu dengan suara tawar-menawar yang tak pernah benar-benar padam. Pasca-Lebaran, geliat itu membawa kabar yang menyejukkan. harga sejumlah bahan pokok mulai melandai. Selasa. (31/3/2026)

Satuan Tugas Pangan Satreskrim Polres Pasuruan kembali turun tangan melakukan pemantauan intensif, memastikan stabilitas harga dan ketersediaan pasokan tetap terjaga di tengah fluktuasi pasca-hari besar keagamaan.

Sejumlah komoditas hortikultura mengalami penurunan harga signifikan. Cabai rawit merah, yang sempat meroket menjelang Lebaran, kini turun dari Rp68.000 menjadi Rp58.000 per kilogram. Cabai rawit hijau juga mengikuti tren serupa, dari Rp40.000 menjadi Rp32.500 per kilogram.

Namun, tak semua komoditas bergerak ke arah yang sama. Cabai merah besar justru menunjukkan kenaikan, dari Rp27.000 menjadi Rp30.000 per kilogram. Di sisi lain, bawang merah bertahan stabil di Rp34.500 per kilogram, sementara kacang hijau naik tipis dari Rp23.000 menjadi Rp24.000 per kilogram.

Pemantauan dilakukan di Pasar Bangil, Kabupaten Pasuruan, dalam beberapa hari setelah Lebaran 2026, saat dinamika harga mulai menunjukkan pola normalisasi.

Kegiatan ini melibatkan personel Satgas Pangan bersama instansi terkait. Pernyataan resmi disampaikan melalui Kanit II Pidek Satreskrim, IPDA Eko Hadi Saputro, mewakili Kasat Reskrim AKP Adimas Firmansyah selaku Kasatgas Saber Pangan.

Menurut Eko, penurunan harga cabai dipicu oleh membaiknya distribusi dari daerah sentra produksi. Pasokan yang sempat tersendat selama periode Lebaran kini kembali lancar, menekan harga secara bertahap.

“Pasca-Lebaran pasokan cabai mulai stabil sehingga harga berangsur turun, terutama cabai rawit merah dan hijau,” ujarnya.

Lebih lanjut, Eko membeberkan, Secara umum, stok bahan pokok di pasar tradisional Bangil dinyatakan aman dan mencukupi. Meski demikian, fluktuasi harga masih terjadi pada beberapa komoditas, dipengaruhi faktor cuaca dan distribusi.

“Satgas Pangan tak hanya memantau, tetapi juga memberi peringatan tegas kepada pedagang dan distributor agar tidak melakukan penimbunan yang dapat memicu lonjakan harga. Pengawasan berkala akan terus dilakukan sebagai langkah antisipatif,” Tegas Eko saat di konfirmasi Swaralin.id

Di balik angka-angka itu, pasar menyimpan denyut yang lebih dalam. tentang harapan agar harga tetap bersahabat, tentang keseimbangan antara pasokan dan kebutuhan, serta tentang peran negara yang hadir diam-diam, tapi tegas menjaga agar dapur rakyat tetap mengepul (kin/ach)

Admin

Recent Posts

RSUD Bangil Naik Kelas: Digitalisasi, CAT, dan Dana Cukai Didorong Jadi Mesin Transformasi Layanan

PASURUAN, SWARALIN.ID - Pemerintah Kabupaten Pasuruan mendorong RSUD Bangil naik kelas dalam kualitas pelayanan kesehatan.…

2 hari ago

Kalapas Pasuruan Berganti, Fahmi Rezatya Tekankan Kolaborasi dan Percepatan Relokasi

Pasuruan, Swaralin.id  –  Suasana haru dan penuh semangat menyelimuti Aula Lapas Kelas IIB Pasuruan dalam…

2 hari ago

Sambut Kemerdekaan RI, Kapolres Pasuruan Kota Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Panggungrejo

Polresta Pasuruan | Swaralin.id – Dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 Tahun 2026,…

4 hari ago

‎Pencurian Motor Vario 125 di Depan Rental PS Berhasil Diungkap, Polsek Rejoso Amankan Tersangka

PASURUAN | SWARALIN.ID — Aksi pencurian sepeda motor Honda Vario 125 dengan nomor polisi N-**-*…

6 hari ago

“Merah Putihkan Dam Pleret 1904” Muhammad Zaini:  Sejarah Perjuangan Petani dan Kaum Marhaen Kembali Hidupkan semangat Kemerdekaan dan Gotong Royong

Pasuruan, Swaralin.id  -  Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Dam Pleret 1904, Desa Pleret,…

7 hari ago

‎Ungkap Kasus Narkotika, Perangkat Desa di Kraton Diamankan Satreskoba ‎

‎PASURUAN KOTA  |SWARALIN.ID  – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Pasuruan Kota kembali mengungkap peredaran gelap…

1 minggu ago