Berita

Kenal Sepekan dari Aplikasi Kencan, Pemuda 23 Tahun di Pasuruan Diduga Bawa Kabur Motor Pria yang Baru Ditemuinya

Pasuruan, Swaralin.id – Perkenalan singkat melalui aplikasi kencan berujung di kantor polisi. Seorang pemuda berusia 23 tahun diamankan jajaran Polsek Beji, Polres Pasuruan, setelah diduga membawa kabur sepeda motor milik pria yang baru dikenalnya selama sepekan.

Pelaku berinisial Derry Sudrajat, warga Desa Cangkringmalang, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan. Ia diamankan warga sebelum akhirnya diserahkan kepada polisi pada Jumat malam, (19 /6/2026).

Kasus ini bermula dari perkenalan antara pelaku dan korban melalui aplikasi kencan Wala sekitar satu minggu sebelum kejadian.

Korban, Nurdin, 43 tahun, warga Desa Karangrejo, Kecamatan Gempol, mengajak pelaku bertemu setelah keduanya sepakat menjalin komunikasi lebih lanjut.

Pada Jumat, 19 Juni 2026, korban menjemput pelaku di wilayah Desa Kemirisewu, Kecamatan Pandaan, menggunakan sepeda motor Honda Vario 160 miliknya. Keduanya kemudian menuju Kafe Tepi Sawah yang berada di Dusun Selokambang, Desa Gununggangsir, Kecamatan Beji.

Persoalan muncul ketika keduanya hendak pulang sekitar pukul 18.30 WIB.

Menurut keterangan kepolisian, korban yang memiliki keterbatasan penglihatan meminta pelaku untuk mengendarai sepeda motor, sementara dirinya berencana duduk sebagai pembonceng.

Namun, sesaat setelah kendaraan berada dalam penguasaan pelaku, situasi berubah drastis.

Pelaku diduga langsung menyalakan mesin dan memacu sepeda motor meninggalkan lokasi sebelum korban sempat naik ke jok belakang.

Upaya pengejaran pun dilakukan bersama sejumlah warga sekitar hingga pelaku berhasil dihadang di Dusun Kepuhrejo, Desa Gununggangsir, Kecamatan Beji.

Pelaku kemudian diamankan dan diserahkan ke Polsek Beji untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Polisi menangani perkara tersebut berdasarkan Laporan Polisi Nomor LP/6/VI/2026/SPKT/POLSEK BEJI/POLRES PASURUAN tertanggal 19 Juni 2026.

Dalam perkara ini, petugas mengamankan barang bukti berupa satu unit sepeda motor Honda Vario 160 warna hitam bernomor polisi N 3061 TEC.

Akibat peristiwa tersebut, korban mengalami kerugian materiil yang ditaksir mencapai Rp23 juta.

Penyidik menjerat terduga pelaku dengan dugaan tindak pidana penggelapan sebagaimana diatur dalam Pasal 486 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana berdasarkan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023.

Kasus ini menjadi pengingat bahwa pertemuan dengan orang yang baru dikenal melalui platform digital tetap menyimpan risiko keamanan yang tidak bisa diabaikan. Kehati-hatian dan kewaspadaan tetap menjadi kunci, terutama ketika melibatkan kepercayaan terhadap barang berharga dan aktivitas di ruang publik. (ach) 

Admin

Recent Posts

Raperda Pajak dan Retribusi Dibahas, Ini Jawaban Bupati Pasuruan atas Kritik Fraksi

Pasuruan, Swaralin.id – Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo menjawab sejumlah kritik dan masukan fraksi-fraksi DPRD Kabupaten…

23 jam ago

Perkuat Toleransi dan Kerukunan, Kapolres Pasuruan Kota Jalin Sinergi dengan Pengurus FKUB

Kota Pasuruan, Swaralin.id — Dalam upaya mempererat komunikasi dan memperkuat sinergitas lintas agama, Kapolres Pasuruan…

1 hari ago

Mediasi Kebisingan Sound System di Kejapanan Memanas, Warga Teriakkan “Pindah Saja!”

Pasuruan, Swaralin.id - Mediasi pengaduan kebisingan sound system di Balai Desa Kejapanan, Kecamatan Gempol, Kabupaten…

5 hari ago

Wakil Ketua I DPRD Pasuruan Muhammad Zaini, Dorong Anak Muda Jadi Pelaku Perubahan di era Inovasi Digitalisasi

Pasuruan, Swaralin.id -  Peringatan Hari Sumpah Pemuda 2026 menjadi momentum untuk mempertegas peran generasi muda…

5 hari ago

DPRD Pasuruan Bahas Perubahan Pajak Daerah, PBB-P2 Diusulkan Progresif hingga 0,2 Persen

Pasuruan, Swaralin.id - DPRD Kabupaten Pasuruan mulai membahas perubahan regulasi pajak dan retribusi daerah yang…

6 hari ago

Lupa Cabut Kunci, Motor Pelajar SMA di Pasuruan Digondol Maling, Aksi Dua Pelaku Terekam CCTV

Pasuruan, Swaralin.id - Kelengahan sesaat menjadi celah bagi pelaku kejahatan. Sepeda motor milik seorang pelajar…

6 hari ago