Hukum & Kriminal

Pemudik Asal Sumedang Kehilangan Motor Saat Tidur di Kedai Kopi Pasuruan, Aksi Maling Terekam CCTV

Kota Pasuruan, Swaralin.id – Perjalanan panjang Dadang Ramdani (37), pemudik asal Sumedang, Jawa Barat, dari Bali menuju kampung halamannya berakhir dengan petaka. Motor yang dikendarainya raib digondol maling saat ia beristirahat sejenak di sebuah kedai kopi di jalur Pantura, Kota Pasuruan, Jawa Timur, Sabtu (8/11) dini hari.

Aksi pencurian yang dilakukan oleh dua pelaku itu terekam kamera CCTV di sekitar lokasi kejadian, tepatnya di Kelurahan Blandongan, Kecamatan Bugul Kidul. Dalam rekaman terlihat, kedua pelaku datang dengan tenang, lalu merusak kunci motor korban yang terparkir di depan kedai. Setelah berhasil menyalakan mesin, mereka langsung kabur ke arah timur membawa motor beserta barang bawaan korban.

Korban yang semula tertidur karena kelelahan baru menyadari kehilangan motornya beberapa menit kemudian. “Saya capek sekali setelah perjalanan dari Bali. Baru beberapa menit tertidur, motor sudah tidak ada,” kata Dadang, saat ditemui warga usai kejadian.

Seorang saksi mata, Ringgit Cahyono, menyebut aksi pelaku berlangsung sangat cepat. “Mereka seperti sudah tahu situasi. Salah satu merusak kunci, satu lagi mengawasi sekitar. Setelah itu langsung kabur,” ujarnya.

Kasi Humas Polres Pasuruan Kota Iptu. Mitarta membenarkan adanya laporan pencurian tersebut. Menurutnya, dari hasil penyelidikan awal, pelaku diduga merupakan komplotan pencuri motor yang kerap beroperasi menjelang subuh di jalur Pantura.

“Pelaku memanfaatkan kelengahan pengendara yang beristirahat di tempat umum seperti warung kopi atau SPBU. Kami sedang pelajari rekaman CCTV untuk mengidentifikasi keduanya,” kata mitarta saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon.

Lebih lanjut, mitarta. Polisi kini masih memburu para pelaku dan mengimbau masyarakat, khususnya para pemudik atau pengendara jarak jauh, agar lebih waspada saat beristirahat di perjalanan.

“Kasus ini menambah catatan maraknya pencurian kendaraan bermotor di jalur Pantura Pasuruan dalam beberapa bulan terakhir,” Tegasnya

Ia membeberkan juga Aparat kepolisian mengingatkan agar pengendara selalu memarkir kendaraan di area aman dan tidak meninggalkannya tanpa pengawasan.

Kelelahan memang kerap menjadi alasan pengendara berhenti di perjalanan. Namun, kewaspadaan tetap perlu dijaga. Jangan biarkan rasa kantuk membuat Anda lengah dan menjadi sasaran empuk bagi pelaku kejahatan jalanan. (san/ach) 

Admin

Recent Posts

Polsanak Menyapa. Begini Cara Polisi Mendekatkan Keselamatan kepada Generasi Sejak Usia Dini

Pasuruan, Swaralin.id - Mapolres Pasuruan tak hanya menjadi pusat pelayanan dan penegakan hukum. Sejak pukul…

15 jam ago

Program SATU Evaluasi Kelaikan Ambulans Puskesmas di Pasuruan “Polisi Cek Armada se-Pasuran”

Pasuruan, Swaralin.id - Ambulans di jalan raya seharusnya menjadi penanda darurat yang tidak terbantahkan. Sirene…

15 jam ago

TMMD 127 Dimulai di Gondangwetan: Negara Menguji Janji Pembangunan dari Desa

Pasuruan, Swaralin.id -  Perlahan dan tak seperti biasanya kali ini dipenuhi barisan manusia. Tepat pukul…

23 jam ago

Mudik Belum Mulai, Polisi Sudah “Menyaring” Bus: Terminal Pandaan Disisir Keta

Pasuruan, Swaralin.id - Musim mudik belum tiba, tetapi sirene kewaspadaan sudah lebih dulu digeber oleh…

2 hari ago

Perjudian Terbuka di Wilayah Polsek Sedati: Warga Soroti Pengawasan Kapolda Jatim hingga “Instruksi Kapolri”

Sidoarjo, Swaralin.id - Komitmen Kepolisian Negara Republik Indonesia untuk memberantas segala bentuk perjudian kembali diuji…

3 hari ago

Taman Harmoni Jadi Nama Baru Ruang Publik Ikonik Pasuruan di HUT ke-340

KOTA PASURUAN | SWARALIN.ID  – Pemerintah Kota Pasuruan meresmikan perubahan nama Taman Kota di Jalan…

3 hari ago