Scroll untuk baca artikel
Example 320x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaDaerahNasional

Satgas Pangan Pastikan Harga dan Stok Aman Jelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di Pasuruan “Eko Hadi Kanit III Ekonomi : Waspadai Prodak kadaluarsa”

42
×

Satgas Pangan Pastikan Harga dan Stok Aman Jelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di Pasuruan “Eko Hadi Kanit III Ekonomi : Waspadai Prodak kadaluarsa”

Sebarkan artikel ini
Kanit III Ekonomi Ipda. Eko Hadi S dan selaku kepala Satgas Pangan Polres Pasuruan saat menyikat di beberapa pasar di kabupaten Pasuruan
Example 468x60

PASURUAN, SWARALIN.ID – Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Satuan Tugas (Satgas) Pangan Kabupaten Pasuruan memastikan harga bahan pokok tetap stabil, stok aman, serta tidak ditemukan peredaran makanan dan minuman kedaluwarsa di pasar tradisional maupun ritel modern. Kepastian itu diperoleh setelah tim gabungan lintas instansi melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Pandaan dan Pasar Sukorejo, Kamis (18/12/2025).

Sidak dilakukan oleh Satgas Pangan yang terdiri dari Kepala Pasar Pandaan Darmaji, Kanit III Ekonomi Polres Pasuruan Ipda Eko Hadi Saputro, fungsional Disperindag Kabupaten Pasuruan Susi, fungsional Perekonomian Kabupaten Pasuruan Andhy, serta fungsional dari Dinas Pertanian Retno. Tim turun langsung ke lapangan untuk mengecek harga, ketersediaan stok, serta keamanan pangan di tengah meningkatnya konsumsi masyarakat menjelang hari besar keagamaan.

Hasil pemantauan menunjukkan, mayoritas harga kebutuhan pokok masih berada dalam batas Harga Eceran Tertinggi (HET). Harga beras medium tercatat Rp13.500 per kilogram, beras SPHP Bulog Rp12.500 per kilogram, dan beras premium Rp14.900 per kilogram. Komoditas lain seperti telur ayam ras masih dijual rata-rata Rp29.000 per kilogram, sementara harga cabai justru mengalami tren penurunan dari kisaran Rp65.000 menjadi Rp60.000 per kilogram, bahkan di sejumlah lapak berada di rentang Rp29.000 hingga Rp30.000 per kilogram.

Baca Juga :  Ketua DPRD Pasuruan Ajak Warga Jadikan 2026 Tahun Konsolidasi Pembangunan dan Keadilan Sosial

Salah satu pedagang ayam dan daging di Pasar Pandaan, Sunarsih, mengungkapkan bahwa pasokan sejauh ini lancar dan harga relatif stabil. “Barang ada, tidak sulit dicari. Pembeli juga masih ramai seperti biasa,” ujarnya.

Sementara itu, fungsional Disperindag Kabupaten Pasuruan melalui analis perdagangan S. Budi Santoso menjelaskan, pemantauan dilakukan secara intensif di dua pasar besar.

“Alhamdulillah, dari hasil sidak di Pasar Pandaan dan Pasar Sukorejo, tidak ditemukan lonjakan harga signifikan. Semua masih sesuai ketetapan pemerintah daerah, dan stok aman,” katanya.

Baca Juga :  Diduga Terseret Arus Sungai: Balita Hilang di Pasuruan Ditemukan Tewas

Namun demikian, Kepala Pasar Sukorejo Yahya mencatat adanya kenaikan harga telur ayam ras sekitar Rp4.000 per kilogram, dari sebelumnya Rp28.000 menjadi Rp32.000 per kilogram. Kenaikan ini disebut masih dalam batas wajar dan belum mengganggu stabilitas pasar.

Kanit Ekonomi Polres Pasuruan Ipda Eko Hadi Saputro mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat berbelanja, khususnya terhadap produk makanan dan minuman kemasan.

“Kami mengimbau masyarakat lebih teliti mengecek tanggal kedaluwarsa, terutama menjelang Natal dan Tahun Baru. Meski dalam sidak kali ini tidak ditemukan barang kedaluwarsa atau rusak, kewaspadaan tetap diperlukan,” tegasnya.

Ia menambahkan, Satgas Pangan tidak hanya menyasar ritel modern, tetapi juga pasar tradisional di Kecamatan Pandaan dan Sukorejo untuk memastikan keterjangkauan harga serta kecukupan stok bahan pokok penting.

Baca Juga :  Warga Pasuruan Tertipu Pria Ngaku TNI, Honda Brio Raib Usai Bukti Transfer Palsu

Senada, Kasatreskrim Polres Pasuruan AKP Adimas Firmansyah selaku Koordinator Satgas Pangan Kabupaten Pasuruan menegaskan bahwa pengawasan difokuskan pada tiga jenis beras—premium, medium, dan SPHP—serta komoditas strategis lainnya.

“Dari hasil pemantauan, harga di pasar tradisional maupun ritel modern masih stabil, berada di bawah HET, dan stok tersedia dengan aman,” ujarnya.

AKP Adimas juga menegaskan komitmen penegakan hukum apabila ditemukan pelanggaran.

“Jika ada pedagang atau distributor yang menjual di atas HET, akan kami beri teguran keras. Bila tetap membandel, sanksi hingga pencabutan izin usaha akan kami terapkan,” katanya.

Satgas Pangan Kabupaten Pasuruan memastikan pengawasan akan terus dilakukan secara berkelanjutan hingga perayaan Natal dan Tahun Baru usai, demi menjaga stabilitas harga, ketersediaan pangan, serta melindungi masyarakat dari praktik perdagangan yang merugikan. (AcH) 

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *