Politik

Warga Sukun Titip Pembangunan Infrastruktur Dan UMKM Kepada Paslon Abadi

KOTA MALANG | SWARALIN – Calon Wakil Walikota Malang Dimyati Ayatulohi borong aspirasi warga terkait persoalan infrastruktur dilingkungan RW 03, Kemantren, Sukun, Kota Malang.

Hal tersebut disampaikan warga saat Paslon nomor urut 3 ini menggelar konsolidasi bersama tokoh pendukungnya di wilayah setempat.

Ratusan warga yang hadir mulai dari RT 01 hingga 13 mayoritas berkeluh kesah hal yang sama, diantaranya yakni minimnya drainase sehingga musim penghujan tiba menyebabkan banjir, kemudian pengajuan pembangunan plengsengan yang ambrol dan terakhir pemajuan UMKM.

Lebih mirisnya lagi, pengajuan pembangunan plengsengan melalui Musrenbangkel mulai tahun 2020 hingga kini belum terealisasi.

Menanggapi apa yang dikeluhkan warga, Dimyati mengatakan banyak tempat tempat/infrastruktur yang perlu mendapat perhatian. Terlebih hunian warga sekitar plengsengan. Selain itu,pembangunan drainase harus lebih di optimalkan lagi.

‘Plengsengan sangat urgen diwilayah yang melibatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat. Saya kemaren ke sungai metro, sampai pas tikungan itu habis sudah sampai 6 meter dan hampir menggerus rumah warga. Menurut pengakuan warga setempat, hampir dua tahun cuma di survei – survei saja,” katanya.

Kembali lagi permasalahan yang terjadi, Menurut Pria yang memiliki tiga perusahaan di Jakarta ini, karena uangnya cuma buat belanja, makan, rapat kesana-kesini. Berkaca dari sinilah, Ia pun membandingkan saat era kepimpinan Abah Anton di periode 2013-2018.

“Saya cerita pas jaman Abah Anton selalu mengutamakan pembangunan skala prioritas semisal dunia Pendidikan. Contoh ketika Dinas PU mau membikin taman, APBD tidak boleh digunakan, Abah Anton lebih mengutamakan lewat CSR. Jadi alokasi mana yang penting didahulukan. Skala prioritas itu kembalinya ya begitu sih, mengadakan satu saku apa dua,” tutur Mas Dim sapaan akrabnya, Minggu,(17/11/2024).

Jika diberi amanah memimpin Kota Malang kedepan, Paslon Abadi bakal kumpulan semua yang menjaga skala prioritas.

“Insyaallah dengan doa panjenengan, kita kolek/kumpulkan semua, terpenting urgent apa yang harus diselesaikan. Terutama keselamatan warga,karena plesengan menyangkut keamanan dikhawatirkan jika tidak kelas diperbaiki akan tergerus,” ungkapnya.

Terakhir Mas Dim berkeinginan jika Paslon Abadi diberi amanah memimpin Kota Malang, lima tahun kedepan,apa yang diharapkan sesuai dengan tujuan serta cita-cita bersama.

Doni Kurniawan

Recent Posts

Satlantas Pasuruan Luncurkan WAKJOLMAS, Gandeng Ojol Percepat Respon Kecelakaan dan Kemacetan

Pasuruan, Swaralin.id - Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Pasuruan meluncurkan inovasi bertajuk WAKJOLMAS (Warung Ojol…

3 jam ago

Polsanak Menyapa. Begini Cara Polisi Mendekatkan Keselamatan kepada Generasi Sejak Usia Dini

Pasuruan, Swaralin.id - Mapolres Pasuruan tak hanya menjadi pusat pelayanan dan penegakan hukum. Sejak pukul…

23 jam ago

Program SATU Evaluasi Kelaikan Ambulans Puskesmas di Pasuruan “Polisi Cek Armada se-Pasuran”

Pasuruan, Swaralin.id - Ambulans di jalan raya seharusnya menjadi penanda darurat yang tidak terbantahkan. Sirene…

23 jam ago

TMMD 127 Dimulai di Gondangwetan: Negara Menguji Janji Pembangunan dari Desa

Pasuruan, Swaralin.id -  Perlahan dan tak seperti biasanya kali ini dipenuhi barisan manusia. Tepat pukul…

1 hari ago

Mudik Belum Mulai, Polisi Sudah “Menyaring” Bus: Terminal Pandaan Disisir Keta

Pasuruan, Swaralin.id - Musim mudik belum tiba, tetapi sirene kewaspadaan sudah lebih dulu digeber oleh…

2 hari ago

Perjudian Terbuka di Wilayah Polsek Sedati: Warga Soroti Pengawasan Kapolda Jatim hingga “Instruksi Kapolri”

Sidoarjo, Swaralin.id - Komitmen Kepolisian Negara Republik Indonesia untuk memberantas segala bentuk perjudian kembali diuji…

3 hari ago