Berita

Humanis di Bulan Suci, Kapolsek Sukorejo Bagi 500 Takjil Sambil Jaga Stabilitas Wilayah

Pasuruan, Swaralin.id – Deru sepeda motor bersahutan di depan Markas Polsek Sukorejo, Kabupaten Pasuruan, menjelang waktu berbuka puasa. Di tengah arus kendaraan dari arah Malang menuju Surabaya itu, Kapolsek Sukorejo AKP Devi berdiri di tepi jalan, memimpin langsung pembagian takjil kepada para pengendara, Selasa Sore. (3/3/2026).

Bersama jajaran dan anggota Bhayangkari Ranting Sukorejo yang mengenakan seragam merah muda, AKP Devi membagikan ratusan paket takjil. Jumlahnya tidak sedikit diperkirakan antara 300 hingga 500 paket yang ludes dalam waktu singkat.

Pengendara yang melintas, pekerja, pelajar hingga warga sekitar, menerima bingkisan sederhana itu dengan senyum dan anggukan terima kasih. Sebagian memperlambat laju kendaraan, sebagian lagi berhenti sejenak sebelum kembali memacu motor menuju tujuan masing-masing.

“Kegiatan ini bukan sekadar seremoni, Kami ingin mendekatkan diri secara humanis kepada masyarakat, baik warga sekitar Polsek maupun para pengendara yang melintas.”kata AKP Devi di sela kegiatan.

Menurutnya, bulan Ramadhan menjadi momentum yang tepat untuk memperkuat kehadiran polisi sebagai pelindung sekaligus mitra masyarakat. Bukan hanya dalam konteks penegakan hukum, tetapi juga dalam sentuhan sosial yang langsung dirasakan.

Di sisi lain, pembagian takjil itu tetap dibarengi dengan pengawasan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Personel yang terlibat tetap siaga memantau arus lalu lintas dan kondisi sekitar.

“Kami juga menjalankan instruksi pimpinan, Bapak Kapolres, untuk terus menjaga kamtibmas di wilayah hukum masing-masing. Jadi kegiatan sosial ini tetap sejalan dengan tugas utama kami,” tegas Devi saat di temui Swaralin.id

Aksi berbagi di bulan puasa itu menjadi gambaran pendekatan ganda kepolisian.  humanis di permukaan, namun tetap waspada dalam menjaga stabilitas wilayah.

Di tengah lalu lintas yang padat menjelang berbuka, paket-paket takjil berpindah tangan. Sederhana, namun sarat makna tentang kedekatan, kehadiran, dan pesan bahwa polisi tidak selalu identik dengan sirene dan penindakan, melainkan juga kepedulian. (kin/ach) 

Admin

Recent Posts

Penghormatan terakhir Untuk Try Sutrisno : Di balik Jeruji besi Rutan Kelas IIB BangiL Satukan Saf Doa

Pasuruan, Swaralin.id - Aula blok hunian Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Bangil, Kabupaten Pasuruan,…

4 jam ago

Hujan Deras Picu 18 Longsor di Pasuruan, Evakuasi Truk di Lereng Bromo berjalan Dramatis

Pasuruan, Swaralin.id - Petugas gabungan dari BPBD Kabupaten Pasuruan, TNI, Polri, dan warga mengevakuasi sebuah…

4 jam ago

Longsor Mendadak di Jalur Tosari–Nongkojajar. Truk Terjun ke Jurang, Tiga Orang Luka

Pasuruan, Swaralin.id - Berujung petaka. Tebing setinggi sekitar 10 meter di jalur penghubung Tosari–Nongkojajar, tepatnya…

24 jam ago

Penyematan Pangkat Jadi Tonggak Tanggung Jawab Baru di Rutan Bangil

Pasuruan, Swaralin.id - Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Bangil menggelar apel penyematan tanda pangkat…

1 hari ago

Senja Penuh Makna di Prigen : Kapolsek Prigen Tebar Kepedulian Lewat Takjil Ramadhan di depan Mako

Pasuruan, Swaralin.id - Senja di kaki pegunungan Prigen, Kabupaten Pasuruanm bergerak perlahan menuju waktu berbuka.…

2 hari ago

DPRD Pasuruan Tiru Model Malang, Siapkan Reformasi Layanan Air Minum Berbasis Digital

Pasuruan, Swaralin.id -  Komisi II DPRD Kabupaten Pasuruan menempuh langkah belajar keluar daerah.  mereka menyambangi…

4 hari ago