Pasuruan, Swaralin.id – Sebuah kecelakaan lalu lintas beruntun terjadi di jalur utama Surabaya–Malang, tepatnya di depan kawasan usaha “Tugas Anda”, Desa Karangsono, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan, Sabtu malam. 21 Februari 2026, Sekitar pukul 23.00 WIB. Sebuah truk tractor head bernomor polisi L-8979-US dilaporkan oleng ke kiri dan menabrak empat sepeda motor yang sedang terparkir, sebelum akhirnya menghantam warung kopi dan rumah warga.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Pasuruan, AKP Derie Fransesca, melalui Kanit Gakkum Iptu Gagah, membenarkan peristiwa tersebut.

“Kecelakaan diduga akibat faktor kelalaian pengemudi truk yang kurang berhati-hati dan tidak memperhatikan situasi arus lalu lintas,” kata Gagah saat dikonfirmasi, Minggu. (22/2/2026). Dini hari

Menurut laporan petugas Pos Lantas Purwosari, truk melaju dari arah Surabaya menuju Malang. Saat melintasi lokasi kejadian, kendaraan berat itu tiba-tiba oleng ke kiri. Di sisi jalan, empat sepeda motor dua Honda Beat dan dua Honda Vario—terparkir di luar badan jalan.

Tanpa sempat menghindar, truk menabrak seluruh kendaraan tersebut. Laju truk tidak berhenti di situ. Kendaraan terus meluncur hingga menghantam bangunan warung kopi dan teras rumah warga di tepi jalan.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Pengemudi truk, Riyono (65), warga Lamongan, mengalami luka lecet di bagian bibir, tangan kiri, serta kaki kanan dan kiri. Ia sempat mendapat perawatan di Puskesmas Sukorejo sebelum diperbolehkan pulang.

Seluruh pemilik sepeda motor, pemilik warung kopi, dan pemilik rumah dilaporkan selamat tanpa luka. Namun kerugian materiil cukup besar. Total kerusakan diperkirakan mencapai Rp 102 juta.

Kerusakan paling parah dialami warung kopi milik Ifa Setiyorini, dengan estimasi kerugian Rp 30 juta akibat robohnya atap teras dan pecahnya etalase. Rumah milik Sumaiyah juga rusak di bagian teras dan tembok dengan taksiran Rp 20 juta. Empat sepeda motor mengalami kerusakan beragam, dari body ringsek hingga bagian setir dan lampu pecah.

Petugas piket Pos Lantas Purwosari yang menerima laporan sekitar pukul 00.15 WIB langsung menuju lokasi. Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara, memeriksa saksi, mengamankan barang bukti, serta menelusuri rekaman kamera pengawas di sekitar lokasi.

“Kendaraan dalam kondisi standar pabrik dan tidak ditemukan faktor teknis maupun cuaca sebagai penyebab kecelakaan,” ujar Gagah.

Hingga berita ini ditulis, polisi masih melakukan pendalaman terhadap unsur kelalaian pengemudi serta memastikan proses ganti rugi terhadap korban terdampak.

Peristiwa ini menjadi pengingat keras akan risiko kelengahan di jalan raya, terutama di jalur padat lintas kota seperti ruas Surabaya–Malang yang dilintasi kendaraan berat pada malam hari. (Bra/kin/ach)