Daerah

Ketua LSM Gajah Mada Nusantara Soroti Dugaan Kejanggalan Proyek PUPR Kota Pasuruan “Pokja Asal-Asalan, Kontraktornya Tak Punya Uang”

PASURUAN, SWARALIN.ID – Proyek pembangunan di bawah Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pasuruan kembali menuai sorotan tajam. Ketua LSM Gajah Mada Nusantara, Misba, menuding Pokja (Kelompok Kerja) Pengadaan Barang dan Jasa tidak bekerja secara profesional dalam proses lelang maupun pengawasan proyek yang nilainya mencapai sekitar Rp1,17 miliar.

Dalam pernyataannya, Misba menyebut pelaksanaan proyek tersebut terindikasi asal-asalan sejak awal. Ia menduga Pokja mengabaikan prinsip kehati-hatian dan kelayakan dalam menentukan pemenang tender.

“Saya menduga Pokja bekerja tidak profesional. Tukangnya hanya tiga atau empat orang, padahal nilai proyek lebih dari satu miliar. Bangun rumah saja Rp400–500 juta bisa lima tukang. Ini jelas tidak masuk akal,” ujar Misba saat di konfirmasi Swaralin.id, Rabu (22/10/2025)

Lebih jauh, Misba menyoroti kejanggalan dalam proses lelang. Berdasarkan informasi yang ia peroleh, pihak pelaksana proyek sempat mengaku tidak memiliki dana ketika dipanggil Komisi III DPRD Kota Pasuruan dalam rapat dengar pendapat.

“Waktu hearing di Komisi III, pelaksana proyek mengaku tidak punya uang. Kalau begitu, proses lelangnya bagaimana? Harusnya mereka bisa menunjukkan rekening koran yang membuktikan kemampuan keuangan sesuai aturan,” tegasnya.

Misha menilai, hal ini menunjukkan lemahnya pengawasan dan seleksi administratif oleh Pokja. Ia juga mengkritik kondisi di lapangan yang disebut tidak sesuai standar pelaksanaan proyek pemerintah.

“Bahan bangunan datang tidak lengkap, seperti dicicil. Direksi kit juga tidak terlihat di lapangan. Kalau mau konfirmasi, katanya harus ke Kalimantan Selatan karena kontraktornya CV Arjuna Nur Kirana dari Banjarbaru. Ini aneh, proyek APBD Pasuruan tapi rekanannya jauh di luar daerah,” ujarnya.

Menurutnya, situasi tersebut berpotensi membuat proyek mangkrak dan merugikan masyarakat.

“Ini uang rakyat, APBD Kota Pasuruan. Harusnya digunakan dengan tepat sasaran dan hasilnya berkualitas. Kalau kontraktornya tidak punya modal, bagaimana bisa menyelesaikan pekerjaan dengan baik?” tutur Misba

Dari data yang diterimanya, terdapat sembilan CV yang mengikuti proses lelang proyek tersebut, namun hanya lima yang dipanggil untuk klarifikasi oleh Pokja.

“Yang ikut sembilan CV, tapi yang dipanggil cuma lima. Alasannya tidak jelas. Harusnya semua dipanggil agar bisa dinilai siapa yang paling siap. Tapi yang dimenangkan malah CV Arjuna. Tolak ukurnya apa, kok alasannya tidak tahu,” ucapnya.

Misba mendesak agar inspektorat dan aparat penegak hukum turun tangan menelusuri dugaan penyimpangan dalam proses tender dan pelaksanaan proyek ini.

“Kalau dibiarkan, ini jadi preseden buruk. Kami akan terus kawal dan buka fakta-fakta lain kalau ada dugaan permainan di balik proyek ini,” pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Dinas PUPR Kota Pasuruan, Pokja pengadaan, dan CV Arjuna Nur Kirana belum memberikan keterangan resmi terkait tudingan tersebut. (ach)

Admin

Recent Posts

Satlantas Pasuruan Luncurkan WAKJOLMAS, Gandeng Ojol Percepat Respon Kecelakaan dan Kemacetan

Pasuruan, Swaralin.id - Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Pasuruan meluncurkan inovasi bertajuk WAKJOLMAS (Warung Ojol…

4 jam ago

Polsanak Menyapa. Begini Cara Polisi Mendekatkan Keselamatan kepada Generasi Sejak Usia Dini

Pasuruan, Swaralin.id - Mapolres Pasuruan tak hanya menjadi pusat pelayanan dan penegakan hukum. Sejak pukul…

23 jam ago

Program SATU Evaluasi Kelaikan Ambulans Puskesmas di Pasuruan “Polisi Cek Armada se-Pasuran”

Pasuruan, Swaralin.id - Ambulans di jalan raya seharusnya menjadi penanda darurat yang tidak terbantahkan. Sirene…

24 jam ago

TMMD 127 Dimulai di Gondangwetan: Negara Menguji Janji Pembangunan dari Desa

Pasuruan, Swaralin.id -  Perlahan dan tak seperti biasanya kali ini dipenuhi barisan manusia. Tepat pukul…

1 hari ago

Mudik Belum Mulai, Polisi Sudah “Menyaring” Bus: Terminal Pandaan Disisir Keta

Pasuruan, Swaralin.id - Musim mudik belum tiba, tetapi sirene kewaspadaan sudah lebih dulu digeber oleh…

2 hari ago

Perjudian Terbuka di Wilayah Polsek Sedati: Warga Soroti Pengawasan Kapolda Jatim hingga “Instruksi Kapolri”

Sidoarjo, Swaralin.id - Komitmen Kepolisian Negara Republik Indonesia untuk memberantas segala bentuk perjudian kembali diuji…

3 hari ago