Hukum & Kriminal

Membongkar Jaringan Narkoba Sokobanah, Tantangan dan Upaya Hukummya

KABUPATEN SAMPANG | SWARALIN – Telah lama dikenal sebagai salah satu titik merah peredaran narkoba di Kecamatan Sakobanah, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur. Letak geografisnya yang strategis, dengan akses ke jalur transportasi darat dan laut, menjadikan kawasan ini, disinyalir tempat ideal bagi jaringan pengedar untuk beroperasi.

Selain itu, kondisi sosial-ekonomi masyarakat yang masih terbatas sering dimanfaatkan oleh para pelaku untuk merekrut kaki tangan mereka.

Fenomena tersebut bukan hanya tantangan bagi Aparat Penegak Hukum (APH), tetapi juga menjadi ancaman nyata bagi generasi muda.

Agiel Maulana bersama rekan rekannya di Universitas Trunojoyo Bangkalan

Hal tersebut lantas, salah satu tantangan utama dalam memberantas peredaran narkotika di Sokobanah, mengingat sifat jaringan yang sangat terorganisir. Banyak pelaku bekerja di bawah arahan bandar besar yang beroperasi di luar wilayah Sampang, bahkan di luar Madura.

Diduga mereka menggunakan berbagai strategi untuk menghindari deteksi, termasuk memanfaatkan kurir dari kalangan masyarakat lokal yang sulit dicurigai.

Selain itu, ancaman terhadap saksi dan pelapor sering kali menjadi penghalang dalam mengungkap kasus narkoba. Banyak masyarakat yang enggan melapor karena takut akan intimidasi atau balas dendam dari para pelaku.

Penangkapan terbaru di wilayah ini, hanya salah satu langkah dalam perjuangan panjang memberantas narkotika di Sampang.

Polres Sampang telah meningkatkan operasi di wilayah-wilayah rawan, termasuk Sokobanah, dengan melakukan patroli rutin dan operasi gabungan bersama Badan Narkotika Nasional (BNN).

Di sisi lain, edukasi kepada masyarakat juga menjadi langkah penting. Program-program penyuluhan tentang bahaya narkoba terus digalakkan di sekolah-sekolah dan komunitas lokal.

Harapannya, kesadaran masyarakat akan meningkat, sehingga mereka lebih berani melaporkan aktivitas mencurigakan kepada pihak berwenang.

Sumber : Agiel Maulana, Fakultas hukum Universitas Trunojoyo Bangkalan (UTM)

Doni Kurniawan

Recent Posts

Ketua DPRD Pasuruan Apresiasi Bukti Rumah Sakit Grati Mampu Masuk Era Digital

Pasuruan, Swaralin.id - Transformasi layanan kesehatan berbasis digital di Kabupaten Pasuruan mulai menunjukkan hasil nyata.…

3 hari ago

Polres Pasuruan Kota Genjot Pemeriksaan Higienitas Makanan Bergizi Gratis

KOTA PASURUAN | SWARALIN.ID – Polres Pasuruan Kota, Polda Jawa Timur, mengintensifkan pemeriksaan higienitas dalam…

1 minggu ago

RSUD Bangil Buka Klinik Eksekutif, Berobat Tanpa Antre dengan Layanan Premium

Pasuruan, Swaralin.id – RSUD Bangil terus berinovasi meningkatkan layanan kesehatan. Terbaru, rumah sakit daerah ini…

1 minggu ago

Bea Cukai Gempur Rokok Ilegal Rp6,3 Miliar di Pasuruan: Negara Kirim Sinyal Perang Tanpa Ampun

Pasuruan, Swaralin.id - Pemerintah Kabupaten Pasuruan bersama Kantor Bea Cukai Pasuruan menegaskan perang terbuka terhadap…

2 minggu ago

1.634 Jemaah Haji Pasuruan Berangkat, Wabup Ikut Dampingi di Tanah Suci

Pasuruan, Swaralin.id – Sebanyak 1.634 jemaah calon haji (JCH) asal Kabupaten Pasuruan resmi diberangkatkan ke…

3 minggu ago

Peringati Hari Kartini, Perempuan Pasuruan Bergerak Lewat Aksi Kesehatan dan Donor Darah

Pasuruan, Swaralin.id - Memperingati Hari Kartini 21 April 2026, Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (PERWOSI)…

3 minggu ago