Berita

Tergiur Untung Uang dan memakai Gratis, Dua Pria asal Prigen di bekuk Satresnarkoba Polres Pasuruan. 2,4 Gram Barang Haram di sita

PASURUAN, SWARALIN.ID – Langkah dua pria asal Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan, terhenti saat aparat Satuan Reserse Narkoba Polres Pasuruan melakukan penangkapan di pinggir jalan. Jumat siang, 11 Juli 2025, sekitar pukul 13.00 WIB, tim Satresnarkoba berhasil membekuk pelaku peredaran sabu yang selama ini meresahkan warga.

Kedua tersangka masing-masing berinisial KS (45), warga Desa Gambiran, dan DP (34), warga Desa Prigen. Keduanya bekerja sebagai karyawan swasta. Penangkapan bermula saat petugas mencurigai gelagat KS yang mondar-mandir di kawasan Dusun Genengsari, Desa Pecalukan. Saat digeledah, ditemukan empat poket sabu siap edar dengan berat total 2,379 gram.

Dari pengakuan awal, KS menyebut nama DP sebagai pemasok utama. Petugas langsung bergerak cepat dan berhasil mengamankan DP tak lama setelah penangkapan pertama.

“Barang bukti yang kami sita terdiri dari empat paket sabu, satu unit HP Samsung, timbangan elektrik, topi rajut, plastik klip, serta sepeda motor Honda Vario bernopol N 6724 TAH yang digunakan untuk operasional,” terang IPTU Yoyok, Kasat Resnarkoba Polres Pasuruan, saat dikonfirmasi, Jumat (18/7/2025).

Dari hasil pemeriksaan mendalam, motif kedua tersangka cukup klasik namun tetap berbahaya. Mereka mengaku menjual sabu demi keuntungan—mendapat imbalan sebesar Rp150.000 per gram. Tak hanya itu, keduanya juga bisa mengonsumsi sabu secara cuma-cuma sebagai bagian dari ‘privilege’ mereka sebagai pengedar.

Kasus ini teregistrasi dalam laporan kepolisian nomor LP/A/99/VII/2025/SPKT.SATRESNARKOBA/POLRES PASURUAN/POLDA JATIM, tertanggal 11 Juli 2025. Polisi menjerat keduanya dengan Pasal 114 ayat (1) dan Pasal 112 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

“Ancaman hukumannya berat. Minimal lima tahun penjara, maksimal seumur hidup, bahkan bisa dijatuhi hukuman mati.” Tegas Iptu Yoyok

Kapolres Pasuruan AKBP Jazuli Dani, melalui IPTU Yoyok, menegaskan komitmennya dalam memerangi peredaran narkotika. Ia menyebut, kepolisian akan terus bergerak aktif menyisir jaringan peredaran sabu di wilayah hukumnya.

“Kami tidak akan beri ruang sedikit pun bagi pengedar narkoba di Pasuruan. Upaya pencegahan dan penindakan akan kami lakukan secara simultan dan terukur,” ujarnya.

Tak lupa, masyarakat diimbau untuk ikut terlibat. Memberikan informasi, melapor jika ada aktivitas mencurigakan, dan menjaga lingkungan dari pengaruh buruk narkoba adalah langkah penting dalam memutus mata rantai kejahatan ini. (bra/kin/ach)

Admin

Recent Posts

Raperda Pajak dan Retribusi Dibahas, Ini Jawaban Bupati Pasuruan atas Kritik Fraksi

Pasuruan, Swaralin.id – Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo menjawab sejumlah kritik dan masukan fraksi-fraksi DPRD Kabupaten…

4 hari ago

Perkuat Toleransi dan Kerukunan, Kapolres Pasuruan Kota Jalin Sinergi dengan Pengurus FKUB

Kota Pasuruan, Swaralin.id — Dalam upaya mempererat komunikasi dan memperkuat sinergitas lintas agama, Kapolres Pasuruan…

4 hari ago

Mediasi Kebisingan Sound System di Kejapanan Memanas, Warga Teriakkan “Pindah Saja!”

Pasuruan, Swaralin.id - Mediasi pengaduan kebisingan sound system di Balai Desa Kejapanan, Kecamatan Gempol, Kabupaten…

1 minggu ago

Wakil Ketua I DPRD Pasuruan Muhammad Zaini, Dorong Anak Muda Jadi Pelaku Perubahan di era Inovasi Digitalisasi

Pasuruan, Swaralin.id -  Peringatan Hari Sumpah Pemuda 2026 menjadi momentum untuk mempertegas peran generasi muda…

1 minggu ago

DPRD Pasuruan Bahas Perubahan Pajak Daerah, PBB-P2 Diusulkan Progresif hingga 0,2 Persen

Pasuruan, Swaralin.id - DPRD Kabupaten Pasuruan mulai membahas perubahan regulasi pajak dan retribusi daerah yang…

1 minggu ago

Lupa Cabut Kunci, Motor Pelajar SMA di Pasuruan Digondol Maling, Aksi Dua Pelaku Terekam CCTV

Pasuruan, Swaralin.id - Kelengahan sesaat menjadi celah bagi pelaku kejahatan. Sepeda motor milik seorang pelajar…

1 minggu ago