Berita

Toko Sembako di Pandaan Pasuruan Tertipu Sales, 5 Kardus Minyak Berisi Material Bangunan

Pasuruan, Swaralin.id – Mencengkam di sunyinya Pagi hari di Desa Plintahan, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan, tak lagi berjalan sebagaimana biasa bagi Muzammah. Di balik etalase toko sembakonya yang sederhana, terselip kisah getir yang pahit tentang kepercayaan yang dikhianati. lima kardus minyak goreng yang ternyata hanya berisikan batako. Rabu. (25/2/2026).

Peristiwa ini viral di media sosial setelah sebuah video amatir beredar luas, memperlihatkan pengakuan sang pemilik toko, yang tak kuasa menahan kecewa saat menyadari dirinya menjadi korban penipuan dengan modus penjualan minyak goreng.

Kejadian itu berlangsung di Toko AV Barokah, tempat Muzammah menggantungkan hidupnya. Seorang sales yang telah dikenalnya sekitar satu tahun terakhir datang menawarkan lima kardus minyak goreng dengan harga Rp220.000 per kardus. Bukan harga murah yang membuat Muzammah luluh, melainkan kelangkaan barang di pasaran yang memaksanya mengambil kesempatan.

“Stok minyak merek itu sedang sulit didapat, jadi saya percaya saja,” tutur Muzammah dalam rekaman video yang kini ramai diperbincangkan.

Tanpa rasa curiga, kardus-kardus itu diterima dan disimpan. Namun, ironi mulai terkuak ketika seorang pembeli datang dan meminta minyak goreng.

Saat salah satu kardus dibuka, harapan seketika runtuh bukan botol minyak yang ditemukan, melainkan batako yang tersusun rapi, seolah mengejek kelengahan.

Pemeriksaan lanjutan memastikan semua kardus berisi material bangunan tersebut. Total kerugian yang dialami Muzammah ditaksir lebih dari satu juta rupiah. Lebih pahit lagi, nomor telepon sang sales kini tak lagi aktif, seakan menutup rapat jejak pelaku.

Meski mengalami kerugian, Muzammah memilih tidak melaporkan kejadian itu ke pihak berwajib. Ia justru membagikan kisahnya ke publik sebagai peringatan bagi sesama pelaku usaha kecil agar lebih waspada terhadap modus serupa.

“Biar yang lain tidak mengalami hal seperti saya,” ujarnya lirih.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa di tengah geliat ekonomi rakyat kecil, kejahatan dapat menyelinap dalam rupa yang tak terduga menyasar kepercayaan, memanfaatkan kelangkaan, dan meninggalkan luka dalam diam. (bra/kin) 

Admin

Recent Posts

Penemuan Jenazah Perempuan di Pasuruan Jadi Perhatian Polisi, Sejumlah Saksi Dimintai Keterangan

Pasuruan, Swaralin.id -  Seorang perempuan berinisial SMI (37) ditemukan meninggal dunia di halaman belakang rumahnya…

18 jam ago

Wujudkan Green Policing, Kapolres Pasuruan Kota Pimpin Kurve Bersama Warga Bersihkan Pasar Kebonagung

Kota Pasuruan , Swaralin.id – Menindaklanjuti program Kapolri tentang Green Policing, Kapolres Pasuruan Kota AKBP…

1 hari ago

Jumat Keliling di Masjid Baiturrahman, Kapolres Pasuruan Kota Ajak Masyarakat Bersama Jaga Kamtibmas

Kota Pasuruan, Swaralin.id — Dalam upaya mempererat kedekatan dengan masyarakat, Kapolres Pasuruan Kota AKBP Arief…

1 hari ago

Polres Pasuruan Kota Monitoring 18 SPBU, Pastikan Stok BBM Aman

PASURUAN KOTA | SWARALIN.ID – Polres Pasuruan Kota melalui Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) melaksanakan monitoring…

5 hari ago

Di Sambar Truck Kontainer. Pasutri Tewas di lokasi Terekam CCTV

Kota Pasuruan, Swaralin.id - Kecelakaan maut yang merenggut nyawa pasangan suami istri (pasutri) terjadi di…

6 hari ago

Bukan Sekadar Bermain, Kapolres Pasuruan Tanamkan Citra Polisi Humanis Sejak Dini

PASURUAN, Swaralin.id – Membangun kedekatan antara polisi dan masyarakat dapat dimulai sejak usia dini. Melalui…

6 hari ago