Hukum & Kriminal

Aktivis LSM Desak Kejari Probolinggo Segera Tahan Tersangka Tambang Ilegal

Probolinggo, SwaraLin.id – Aktivis Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) di Kabupaten Probolinggo mendesak Kejaksaan Negeri (Kejari) setempat segera menahan tersangka kasus pertambangan ilegal berinisial H alias S.

Desakan itu muncul karena tersangka yang kini berstatus tahanan kota disebut masih bebas beraktivitas, bahkan diduga kembali menjalankan usaha tambang ilegal di Desa Boto, Kecamatan Lumbang.

Ketua Umum LSM Garda Pantura, Lukman Hakim, menilai penanganan kasus tersebut terkesan lambat. Ia menduga ada permainan dalam proses hukum yang berpotensi meringankan hukuman tersangka.

“Ada dugaan proses hukum sengaja diperlambat sehingga masa tahanan kota nantinya dihitung sebagai bagian dari vonis. Ini merugikan penegakan hukum dan masyarakat,” kata Lukman, Rabu (25/2/2026).

Menurutnya, aktivitas pertambangan ilegal di wilayah tersebut telah berlangsung lama dan menyebabkan kerusakan lingkungan, mulai dari pencemaran air hingga degradasi lahan.

Ia mengapresiasi langkah penyidik Ditreskrimsus Polda Jatim yang telah menetapkan tersangka, namun meminta Kejari segera mengambil langkah tegas.

“Kami minta Kejari segera menahan tersangka dan memproses hukum secara serius. Apalagi ada informasi aktivitas tambang kembali berjalan dengan alasan reklamasi,” tegasnya.

Warga sekitar tambang galian C di Desa Boto juga mengaku resah. Mereka khawatir aktivitas penambangan kembali memicu longsor dan memperparah kerusakan lingkungan di kawasan permukiman.

“Sudah pernah ditindak dan jadi tersangka, tapi sekarang tambangnya beroperasi lagi. Kami ingin lingkungan aman dan tidak rusak,” ujar seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Hingga berita ini ditulis, pihak Kejaksaan Negeri Kabupaten Probolinggo belum memberikan keterangan resmi terkait perkembangan penanganan kasus tersebut.

Aktivis Garda Pantura menyatakan akan terus mengawal proses hukum dan mendesak penahanan terhadap tersangka demi kepastian hukum dan perlindungan lingkungan.(tim)

Redaksi

Recent Posts

Saat Polisi Mengajar Lewat Tawa: Polsanak Pasuruan Sentuh Kesadaran Anak Sejak Dini

Pasuruan, Swaralin.id -  Pagi itu, suasan berbeda di  halaman Mapolres Pasuruan berubah wajah. Bukan derap…

4 hari ago

Ketok Palu LKPJ 2025, DPRD Pasuruan Apresiasi Mengalir dan Desak Pembenahan Aset dan Layanan Publik

Pasuruan, Swaralin.id - Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Pasuruan, berlangsung khidmat sekaligus sarat pesan. Di balik…

5 hari ago

Empati di Balik Seragam: Polisi Takziah Korban Laka Kereta di Pasuruan

Pasuruan, Swaralon.id - Duka menyelimuti Dusun Sobo, Desa Wonokoyo, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan. Di rumah…

6 hari ago

Video Ungkap Fakta Berbeda, Status Tersangka Kasus Purwosari Terancam Gugur

Pasuruan, Swaralin.id - Penetapan tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan di wilayah Purwosari kini memasuki babak…

1 minggu ago

Narasi Korban Terbongkar. Saksi Sebut Ada Rekayasa dalam Kasus Pengeroyokan BRN di Sukorejo

Pasuruan, Swaralin.id - Narasi korban dalam kasus dugaan pengeroyokan terhadap anggota Buser Rentcar Nasional (BRN)…

1 minggu ago

Harga Cabai Turun Signifikan, Satgas Pangan Pastikan Tak Ada Permainan Pasar

Pasuruan, Swaralin.id - Denyut pasar tradisional perlahan kembali menemukan nadinya. Di lorong-lorong sempit Pasar Bangil,…

2 minggu ago