PASURUAN | SWRALIN –Dinas Pendidikan Kota Pasuruan akan berupaya menindak tegas adapun laporan dari wali murid yang membebani dengan adanya penjualan alat kelengkapan sekolah yang di nilai tak sesuai harganya.
Kepala dinas pendidikan Lucky Danardono, AP, MM saat di temui awak media senin siang 28/07 2024 di ruang sekretaris pendidikan mengatakan terkait adanyan toko gaib di Kebobagung Kota Pasuruan bahwa dirinya sudah memanggil ketua MKKS, tingkat SMP untuk menanyakan prihal kebenaran arahan atau mewajibkan membeli perlengkapan alat sekolah di toko kebonagung.
Dari keterangan tersebut untuk wali murid bebas mau beli di mana saja tidak harus di toko yang tanpa nama itu.
Masih kata Lucky mengenai persoalan jual beli alat perlengkapan sekolah silahkan mau beli dimana saja tidak harus yang ada atribut sekolah itu tidak masalah dan tidak ada larangan dan apabila kemudian ada yang mempermasalahkan silahkan laporkan.
“Jadi untuk pembelian alat perlengkapan sekolah saya sudah panggil ketua MKKS (SMPN 4 ) semua itu tidak ada yang mengarahkan dan mewajibkan silahhkan bebas mau beli dimana apabila ada pihak sekolah yang menegur murid yang tidak ada logo sekolahan (kaos kaki )laporkan ke kami akan kami panggil kepala sekolahnya”Tegas Lucky.
Selanjutnya juga menyampaikan prihal pemilik toko itu bukan wewenang dinas pendidikan lantaran siapa saja boleh jualan yang jelas bukan koperasi atau pihak sekolah dan guru “Imbuhnya.(tim)
Pasuruan, Swaralin.id - Peredaran rokok ilegal di Kabupaten Pasuruan tak lagi sekadar persoalan pengawasan di…
Pasuruan, Swaralin.id - Polemik tata kelola pemerintahan Desa Gambiran, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan, kini kembali…
Pasuruan, Swaralin.id - Polres Pasuruan menggelar Dialog Kebangsaan bertajuk “Merawat Bhinneka Tunggal Ika, Memperkuat Persatuan…
PASURUAN | SWARALIN.ID – Hening malam di Desa Karanganyar, Kecamatan Grati, tiba-tiba pecah oleh derap…
Sidoarjo, Swaralin.id - Kepedulian kepada sesama tidak selalu diwujudkan melalui penegakan hukum. Di tengah rutinitas…
Pasuruan, Swaralin.id - Modus kejahatan berkedok transaksi cash on delivery (COD) kembali memakan korban di…