Pasuruan, Swaralin.id – Aksi pencurian tiga tabung gas LPG di sebuah kedai makanan di Kabupaten Pasuruan. Jum’at. (16/7/2026).

Diduga bukan sekadar kejahatan biasa. Korban menduga pelaku memiliki motif sakit hati akibat persaingan usaha setelah kedainya ramai pembeli. Dugaan itu mencuat usai aksi pencurian terekam jelas kamera pengawas (CCTV).

Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (30/6/2026) malam di sebuah kedai yang berada di Jalan Raya Pasuruan–Malang, tepatnya di Desa Sambisirah, Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan.

Dalam rekaman CCTV, terlihat dua pria datang menggunakan sepeda motor. Keduanya bergerak tenang seolah telah memahami kondisi di sekitar lokasi.

Satu pelaku tetap berada di atas sepeda motor sambil mengawasi situasi, sedangkan rekannya masuk ke dalam kedai yang sebelumnya diduga dibobol dengan merusak gembok pintu.

Pelaku kemudian mengangkut tiga tabung gas LPG satu per satu ke atas sepeda motor sebelum akhirnya meninggalkan lokasi.

Salah seorang karyawan kedai, Dini, mengatakan pencurian baru diketahui saat dirinya datang untuk membuka tempat usaha pada keesokan paginya.

“Saat saya datang untuk membuka warung, gembok pintunya sudah dalam keadaan rusak. Setelah dicek, tiga tabung gas LPG sudah hilang,” kata Dini.

Menurut Dini, dugaan sementara mengarah pada motif persaingan usaha. Ia menilai kedainya yang menjual makanan seperti seblak belakangan ramai dikunjungi pembeli, sementara sejumlah warung lain di sekitar lokasi relatif sepi.

“Kami menduga pelaku sakit hati karena warung kami ramai pembeli. Namun itu hanya dugaan kami. Yang jelas, tiga tabung gas hilang dan terekam CCTV,” ujarnya.

Meski mengalami kerugian, pihak kedai memilih tidak melaporkan kasus tersebut kepada aparat penegak hukum. Korban hanya berharap pelaku memiliki itikad baik untuk mengembalikan tiga tabung LPG yang menjadi kebutuhan utama dalam operasional usaha mereka.

Rekaman CCTV kini menjadi bukti utama yang memperlihatkan wajah serta pola aksi para pelaku. Video tersebut juga menunjukkan bahwa pencurian berlangsung singkat tanpa menimbulkan kegaduhan di sekitar lokasi. (bra/kin)