Pasuruan, Swaralin.id – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bangil kembali mengharumkan nama Kabupaten Pasuruan di panggung internasional. Rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Pasuruan itu berhasil meraih penghargaan bergengsi dari World Stroke Organization (WSO) Angels Initiative, sebagai bentuk pengakuan atas kualitas pelayanan pasien stroke yang memenuhi standar internasional, Kamis (30/7/2026).
Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD Bangil, dr. Tri Dinar Herturini, M.M.. Capaian itu menjadi bukti bahwa pelayanan stroke di RSUD Bangil dinilai mampu memenuhi indikator penting dalam penanganan kegawatdaruratan, mulai dari kecepatan diagnosis hingga ketepatan terapi yang menentukan keselamatan pasien.
Dalam sambutannya, dr. Tri Dinar menegaskan bahwa penghargaan tersebut bukan sekadar simbol prestise. Lebih dari itu, penghargaan menjadi pengakuan dunia terhadap dedikasi seluruh tenaga kesehatan RSUD Bangil dalam memberikan layanan stroke yang cepat, tepat, dan berkualitas.
“Penghargaan ini bukan hanya piagam atau trofi. Ini adalah pengakuan internasional atas komitmen dan kerja keras seluruh tim dalam menyelamatkan pasien stroke,” ujarnya.
Ia menilai keberhasilan tersebut merupakan buah dari kerja kolektif seluruh unsur rumah sakit. Apresiasi khusus diberikan kepada Kelompok Staf Medis (KSM) Neurologi yang dipimpin dr. Aziz bersama dr. Laksitarini, dr. Faisol, dan dr. Yahya yang selama ini menjadi garda terdepan dalam penanganan kasus stroke.
Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada tim Instalasi Gawat Darurat (IGD), tenaga keperawatan, radiologi, hingga laboratorium yang dinilai mampu bekerja secara terpadu dan presisi. Sinergi antarlini itu menjadi faktor penting dalam menjaga door-to-needle time, yakni rentang waktu krusial sejak pasien tiba hingga mendapatkan terapi, yang sangat menentukan peluang kesembuhan penderita stroke.
Prestasi ini sekaligus mempertegas bahwa pelayanan kesehatan daerah mampu bersaing di level global ketika didukung sumber daya manusia yang kompeten, tata kelola yang baik, serta budaya kerja yang mengutamakan keselamatan pasien.
Meski demikian, dr. Tri Dinar mengingatkan bahwa penghargaan tersebut bukanlah garis akhir. Menurutnya, tantangan terbesar justru menjaga konsistensi mutu pelayanan agar tetap berada pada standar internasional.
“Meraih penghargaan memang membanggakan, tetapi mempertahankannya jauh lebih berat. Karena itu, seluruh jajaran harus terus berinovasi, menjaga disiplin, dan meningkatkan kualitas pelayanan demi memberikan yang terbaik bagi masyarakat,” tegasnya.
Penghargaan dari World Stroke Organization Angels Initiative menjadi tonggak penting bagi RSUD Bangil sekaligus memperkuat posisi Kabupaten Pasuruan sebagai salah satu daerah yang mampu menghadirkan layanan kesehatan berstandar dunia. (ach/ADV)



Tinggalkan Balasan