Pasuruan, Swaralin.id – Kelengahan sesaat menjadi celah bagi pelaku kejahatan. Sepeda motor milik seorang pelajar SMA negeri di Kota Pasuruan, raib digondol maling saat ditinggal berbelanja di sebuah toko waralaba di Jalan Panglima Sudirman. Rabu, (28/10/2026).

Ironisnya, kunci kontak kendaraan tersebut masih melekat, sehingga memudahkan pelaku membawa kabur motor korban.

Aksi pencurian itu terekam kamera pengawas atau closed-circuit television (CCTV). Rekaman tersebut memperlihatkan dua orang yang diduga terlibat dalam pencurian dengan peran berbeda. Salah satunya masuk ke toko untuk membeli minuman, sedangkan rekannya berada di luar lokasi.

Dalam rekaman CCTV, terduga pelaku yang berada di dalam toko terlihat melakukan pembayaran di kasir. Setelah transaksi selesai, ia keluar dan diduga memberikan kode kepada rekannya untuk mengambil sepeda motor yang terparkir dengan kunci kontak masih terpasang.

Tanpa banyak kesulitan, pelaku yang mengenakan topi kemudian membawa kabur kendaraan milik korban. Keduanya lantas meninggalkan lokasi dan diduga melarikan diri ke arah utara.

Peristiwa tersebut memperlihatkan bagaimana kelengahan pemilik kendaraan dapat dimanfaatkan pelaku untuk melancarkan aksinya. Meski demikian, identitas kedua orang yang terekam CCTV tersebut masih harus dipastikan melalui penyelidikan kepolisian.

Kasi Humas Polres Pasuruan Kota, Aipda Junaedi, mengatakan pihaknya masih mendalami kasus pencurian tersebut. Polisi juga memeriksa rekaman CCTV untuk mengidentifikasi ciri-ciri terduga pelaku sekaligus menelusuri arah pelarian mereka.

“Kasus ini masih dalam penyelidikan. Kami mendalami rekaman CCTV untuk mengungkap pelaku,” ungkapnya.

Junaedi menegaskan, kewaspadaan masyarakat menjadi salah satu langkah penting untuk mencegah pencurian kendaraan bermotor. Pengendara diimbau memastikan kunci kontak telah dicabut setiap kali meninggalkan kendaraan, meskipun hanya untuk berbelanja dalam waktu singkat.

Selain itu, penggunaan kunci pengaman tambahan juga disarankan untuk meningkatkan keamanan kendaraan. Masyarakat yang mengetahui informasi berkaitan dengan kasus tersebut diharapkan segera melaporkannya kepada kepolisian agar dapat membantu proses pengungkapan.

Kasus ini menjadi pengingat bahwa kesempatan kecil dapat dimanfaatkan pelaku kejahatan dalam hitungan detik. Karena itu, memastikan kendaraan terkunci dengan benar bukan sekadar kebiasaan, melainkan langkah sederhana untuk mengurangi risiko kehilangan. (San/acH)