Scroll untuk baca artikel
Example 320x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Peristiwa

Pabrik Pengolahan Plastik PT BHD Terbakar, Warga Indah Kapuk Awalnya Cium Bau Mirip Kabel Gosong

62
×

Pabrik Pengolahan Plastik PT BHD Terbakar, Warga Indah Kapuk Awalnya Cium Bau Mirip Kabel Gosong

Sebarkan artikel ini
oplus_0
Example 468x60

PASURUAN, SWARALIN.ID  –  Kebakaran melanda pabrik pengolahan plastik PT BHD pada Selasa malam sekitar pukul 22.00 WIB dan menimbulkan kepanikan warga Perumahan Omah Indah Kapuk, Sukorejo, Kabupaten Pasuruan.

Insiden itu berawal dari bau menyengat menyerupai kabel terbakar yang tercium lebih dahulu oleh warga sekitar pukul 22.45 WIB, sebelum akhirnya diketahui bahwa sumber aroma tersebut berasal dari pabrik yang tengah dilalap api tak jauh dari permukiman tersebut.

Baca Juga :  PMII Pasuruan Resmi Dilantik, Wakil Bupati Pasuruan Gus Shobih: Jangan Berhenti di SK, Kader Harus Hadir di Tengah Ketimpangan

Dias, 34 tahun, warga Blok The Rose, menjadi salah satu orang pertama yang merasakan adanya kejanggalan. Ia menuturkan telah mencium bau seperti kabel gosong di dalam rumahnya dan mencoba menelusuri sumber aroma tersebut.

“Terus tak cium-cium kok enggak ada. Tak cari-cari di sekitaran rumah ternyata tidak ada. Saya keluar rumah, ternyata pabrik PT BHD terbakar,” katanya.

Pabrik PT BHD berada persis di sisi kawasan Perumahan Omah Indah Kapuk sehingga kebakaran langsung terpantau dari halaman kompleks. Posisi tersebut membuat warga cepat mengetahui situasi setelah api membesar.

Baca Juga :  Polres Pasuruan Kota dan Tokoh Masyarakat Perkuat Sinergi Berantas Perjudian

Petugas pemadam kebakaran dari Satpol PP atau Pemerintah Kabupaten Pasuruan melakukan pemadaman dari pintu akses halaman perumahan yang berhadapan langsung dengan area pabrik. Upaya tersebut dilakukan untuk mempercepat penanganan karena akses tersebut menjadi titik terdekat menuju lokasi api.

Baca Juga :  Dua Tahun Berlalu, Uang Rp200 Juta Tak Kembali: Kasus Pinjaman Berujung Laporan ke Polisi

Kapolsek Sukorejo, Iptu Devi, saat dikonfirmasi di lokasi, membenarkan terjadinya kebakaran tersebut. Namun, ia menyampaikan bahwa hingga saat ini belum ada kepastian mengenai kerugian maupun sebab awal munculnya api.

“Untuk kerugian, kita belum bisa memastikan. Kebakaran tersebut juga belum tahu pasti apakah karena arus konsleting listrik atau percikan api yang disebabkan bukan dari listrik. Jadi intinya kita masih belum tahu,” ujar Devi. (bra/Ach) 

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *